| Jerapah: Binatang Berleher Panjang |
|
|
|
| Written by Hiko | |||||
| Tuesday, 06 October 2009 13:48 | |||||
|
Jerapah memiliki ciri khas yang terletak pada tubuhnya yang tinggi, bahkan jerapah merupakan hewan tertinggi di dunia. Bayangkan saja, tinggi jerapah jantan bisa mencapai 6 meter. Ini berarti tingginya hampir sama dengan bangunan bertingkat dua! Sahabat Bravo! pasti tahu kan, yang membuat jerapah menjadi tinggi adalah lehernya. Lehernya mempunyai panjang yang bisa mencapai 1,5 meter. Wow! ***
Selain memiliki tubuh yang tinggi, jerapah juga termasuk binatang yang besar dan berat. Berat jerapah jantan bisa mencapai 1900 kilogram dan jerapah betina biasanya memiliki berat badan setengah lebih ringan dari jerapah jantan. Meskipun berat, jerapah dapat berlari dengan kecepatan 56 kilometer per jam. Ketika berlari, leher jerapah terayun ke depan dan ke belakang agar tubuhnya tetap seimbang. Kulit jerapah memiliki pola seperti tambalan berwarna cokelat. Pola dan warna pada kulit jerapah membuat mereka terlihat membaur dengan warna-warna pohon dan dedaunan, sehingga dapat mengecoh singa yang sering memburu mereka.
Bagaimana cara jerapah makan? Jerapah menjulurkan leher dan meraih dedaunan yang ada di pohon dengan lidahnya. Ternyata bukan hanya lehernya saja yang dijulurkan, jerapah ternyata juga bisa menjulurkan lidahnya sampai sepanjang 45 cm. Wah, luar biasa. Lehernya yang panjang membantu jerapah meraih dedaunan yang ada di pucuk pohon yang sulit dijangkau hewan lain. Hebatnya lagi, jerapah dapat memakan dedaunan dari pohon yang berduri. Hal itu disebabkan karena lidah dan bibir jerapah memiliki lapisan yang tebal yang dapat membantu jerapah memotong duri-duri tersebut.
Mungkin jerapah tidak mengalami kesulitan untuk meraih dahan-dahan yang tinggi, tapi bagaimana jika jerapah ingin minum? Yah, untuk melakukan hal ini jerapah memang perlu usaha ekstra. Ketika minum, jerapah harus memiringkan kaki depannya hingga sudut 45 derajat. Wah, wah…, padahal dengan posisi kepala serendah itu jerapah terancam sakit kepala karena tekanan darah yang berubah. Tapi untunglah jerapah memiliki pembuluh darah yang elastis yang membantunya mengurangi tekanan yang berlebihan.
Di mana jerapah tinggal?
Jerapah tinggal di padang rumput yang luas dan hutan terbuka, di mana persediaan makanan selalu ada setiap tahun. Jerapah tidak suka berpindah tempat terlalu jauh dari habitatnya saat itu. Jerapah tidak dapat melewati daerah berawa-rawa karena kuku mereka mudah tenggelam, dan mereka sangat jarang menyeberangi sungai. Sebagian besar jerapah tinggal di Afrika Timur atau di Angola dan Zambia di Afrika Barat Daya. Sampai pertengahan abad ke-20 jerapah juga masih banyak ditemui di Afrika Barat, sebelah selatan Gurun Sahara. Dulu, sekelompok jerapah dengan anggota lebih dari 100 ekor biasa ditemukan di daerah-daerah sabana di seluruh dunia, namun sekarang konsentrasi jerapah hanya bisa ditemukan di Afrika Timur, terutama di Taman Nasional Serengeti, Tanzania. Saat ini, jerapa termasuk dalam kategori hewan yang dilindungi oleh World Conservation Union. (Feny Andiani)
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Ulysses Moore
Get the Flash Player to see this player.
Artikel terbaru
Login
You are not logged in.
Statistik email
72 messages
0 messages last 7 days
4 messages last 30 days
Online
Latest bulletins
|
Groups
| You are not a member of any group. |







